Sabtu, 09 Februari 2013

Ansor Turut Amankan Perayaan Natal


Mojokerto, AULA
Bersama-sama dengan Polisi, TNI dan beberapa aparat keamanan lain, Barisan Serba Guna (Banser) GP Ansor Kecamatan Pacet Mojokerto berusaha mengamankan prosesi perayaan Natal. Mereka disebar di sekitar Pacet untuk turut menjaga stabilitas keamanan di daerah ini.
Khusus tahun ini Ketua Ansor Pacet Akhmad Juanadi mengerahkan tiga puluh anggotanya  yang disebar di titik-titik yang sudah ditentukan . Cak Jun (sapaan akrab Akhmad Juanadi) mengatakan, “bantuan personil Banser tersebut adalah agenda kegiatan rutin setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial antar umat beragama”.
Tambahnya, “penerjunan Banser ini sifatnya hanya membantu pengamanan. Karena tugas yang sebenarnya tetap melekat kepada pihak kepolisian. Keberadaan kami hanyalah untuk membantu pengamanan saja. Namun untuk tugas utama tetap pihak kepolisian yang memiliki kewenangan penuh” ungkapnya. Para personil Banser tersebut masing-masing sudah dilengkapi standar keterampilan dan pengamanan. “Mereka juga biasa dipasang di setiap gereja, dua sampai tiga hari sebelum perayaan natal. Hal ini ditujukan sebagai antisipasi pihak yang ingin merusak prosesi perayaan Natal. Bantuan ini pun juga menunjukkan bahwa Wilayah Pacet yang dihuni masyarakat heterogen tetap menjunjung tinggi prinsip toleransi  dan saling menghormati antar pemeluk agama” tutur Cak Jun.
Sebelumnya Kapolsek Pacet AKBP Bambang sangat berterima kasih atas kerja sama yang baik ditunjukkan oleh GP Ansor. Selain itu, dalam hal ini Ansor Pacet juga telah menjalankan Intruksi  Ketua Umum PP GP Ansor, Nusron Wahid atas seruannya untuk Banser se-Indonesia harus siap membantu mengamankan perayaan Natal 2012. ''Kami meminta jajaran Ansor di seluruh Indonesia untuk membantu tugas Polisi jika diperlukan. Karena salah satu dari tugas panser adalah mengamankan Indonesia dari gangguan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 
Kiriman Akhson Fuadi

NU Clear Berhasil Diluncurkan

Magelang, AULA
Setelah berumur satu tahun sejak berdiri 7 Januari 2012. NU Ranting Grabag, Magelang berusaha membuat terobosan untuk membiayai kegiatan organisasi secara mandiri. Dengan modal sekitar enam juta, pengurus ranting sudah dapat memiliki salah satu unit usaha yaitu NU Clear Laundry dengan pusat usaha di Pondok Pesantren Nur Muhammad, Wiyono Grabag Magelang yang diasuh oleh Kiai Amin Mustofa.
Unit ini secara langsung ditangani oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Ranting Grabag, H M Fatkhurrohman yang juga Wakil Sekretaris II MWC NU Grabag dengan berkerjasama dengan beberapa pengurus NU yang lain seperti Manu Werdiatno (bendahara NU Ranting Grabag), Ust Mahin Baedlowi (sekretaris NU Ranting), Nuryanto, Mulyono dan Rif an Anwar.
Usaha ini juga sangat didukung penuh oleh Ketua Tanfidziyah Kiai M Syarif Hidayatulloh Pengasuh Ponpes Al Yusuf, Rejosari, Grabag (akrab dipanggil Gus Syarif) dan Rois Syuriah NU Ranting Grabag, KH Zaenudin yang bertekad bulat untuk menghidupkan NU di Desa Grabag dengan berbagai usaha dan kegiatan agar keberadaan NU di Desa Grabag membawa manfaat bagi masyarakat dan anggota atau warganya.
Kiriman Abdul Malik Grabag Magelang

AULA Pebruari 2013

Kamis, 17 Januari 2013

PC ISNU Gelar Sarasehan dan Pelantikan

Nganjuk, AULA
Setelah sukses menggelar Konfercab III di Ponpes Modern Sunan Ampel Singkalanyar, Prambon dipertengahan 2012, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Nganjuk menggelar Sarasehan, Pelantikan dan Raker. Ahad, 30 Desember 2012 di Aula Kantor BAZ Kabupaten Nganjuk.
Acara yang mengambil tema “Peran Strategis ISNU di era Global” dihadiri PP ISNU, PW ISNU Jatim, PCNU, Wakil Bupati, Dewan Penasehat, Dewan Ahli, jajaran pengurus harian, devisi, anggota, badan otonom NU, dan Perguruan Tinggi NU di Nganjuk.
Dalam sarasehan yang menjadi pembicara Ir. Moh. Koderi, MT. (Wakil Ketua PP ISNU) dengan judul makalah "Peran Strategis ISNU dalam Kebijakan Pemerintah". Moh. Dawud, MM (Sekretaris ISNU Jatim) peran strategis ISNU dalam pemberdayaan organisasi dan anggota. DR. KH. Kharisuddin Aqib, M.Ag (Dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya dan Ketua Dewan Ahli ISNU Nganjuk) peran strategis ISNU dalam pembangunan moral bangsa.
Dalam sambutannya KH. Abdul Wachid Badrus, M.Pd.I, wakil Bupati yang juga ketua dewan penasehat ISNU, berpesan agar ISNU ke depan bisa mengambil peran strategis, diantaranya harus bisa membantu dan menerjemahkan program-program NU dan program-program pemerintah, sehingga dalam implementasinya dapat lebih mensejahterakan warga NU khususnya dan warga Nganjuk umumnya.
Ketua PC ISNU M. Ali anwar menyampaikan, pasca dilantik akan segera menjalankan amanah dari hasil-hasil keputusan rapat kerja, diantaranya untuk penguatan organisasi dan kelembagaan akan membentuk pengurus ISNU ditingkat kecamatan. Disamping itu juga akan melaksanakan kajian strategis rutin dengan tema isu-isu strategis, baik bidang pendidikan, politik, sosial, budaya, ekonomi, HAM dll. dalam rangka berijtihad untuk membantu memberika solusi problematika kehidupan umat.
Terpisah ketua panitia, Khoirul Anam, menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam acara ini, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.
Kontributor: PC ISNU Nganjuk

Haul KH Musthofa ke-64

Gresik, AULA
Dalam rangka menyambut Haul KH. Musthofa yang ke-64 dan memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw tahun 2013 Ponpes Tarbiyatut Tholabah Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan baru-baru ini mengadakan napak tilas Mbah Musthofa.Kegiatan ini merupakan awal rangkaian Haul KH. Musthofa. Napak tilas ini dimulai di YPP Alkarimi Tebuwung (15/01).Yang notabene Mbah Musthofa berasal dari Ponpes Alkarimi Tebuwung, Dukun, Gresik.
Dengan diikuti ratusan peserta Gowes hampir 600 peserta berbagai komunitas sepeda tumplek blek ikut meramaikan acara napak tilas ini. Menariknya, diantara peserta napak tilas ada peserta paling tua yakni Bapak Zaini (67 th) yang berasal dari Mantren, Paciran. "Saya mengikuti napak tilas hampir tiap tahun karena saya ta'zhim kepada Kiai." Ujarnya.
Kegiatan dimulai dengan penampilan satuan drumband MI Tabah yang sangat atraktif. Yang selalu mendapat aplaus dari hadirin. H.Syamsul Falah (Gus Falah), dalam kata sambutannya mengatakan, "Kegiatan Napak tilas ini yang kita laksanakan merupakan bentuk syiar Islam para kiai zaman dulu dan kita sebagai generasi muda berharap untuk melanjutkan dan melestarikan perjuanganya," demikian tegasnya.
Rangkaian agenda kegiatan Haul dan Maulid ini meliputi: MFQ(Musabaqoh Fahmil Qur'an), Kampoeng Education, Khitanan Masal, Napak tilas, Jalan sehat, Takhtimul Qur'an bil Ghoib, Festival Hadrah Nusantara (Wasit).Dan puncak acara diisi dengan Pengajian umum dengan pembicara KH Hasyim Muzadi dan KH Agus Ali Masyhuri.
Kontributor: Moh.Syafik, S.Ag

MWC NU dan PR NU Dilantik

Nganjuk, AULA
Bersamaan dengan pengajian rutin kitab Tanbihul Ghofilin malam Rabu Pon, yang digelar kerjasama LDNU, LKKNU dan LAZISNU Kabupaten Nganjuk, Pengurus MWC NU dan Pengurus Ranting NU se Kecamatan Bagor, Nganjuk dilantik.
Acara yang digelar 8 Januari 2013, dihadiri PW NU Jatim, PC NU Nganjuk, MWC NU se Kabupaten Nganjuk, pengurus Ranting, para mustami’in mustami’at yang datang dari berbagai daerah di Nganjuk.
Ketua Tanfidziyah PC NU Nganjuk, KH Hamam Ghozali, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, baik pengurus MWC maupun pengurus ranting, dan supaya segera menindaklanjuti dengan mengadakan rapat kerja. Melalui rapat kerja bisa membuat program-program strategis, dengan begitu NU dapat membawa menuju kemaslahatan umat.
Rois Syuriah PWNU Jatim, KH Miftahul Akhyar, ditengah-tengah pengajian kitab Tanbihul Ghofilin juga berpesan dengan nada memberi motivasi, bahwa pengurus yang baru dilantik harus memiliki semangat baru pula, sehingga bagaimana jam'iyah Nahdlatul Ulama yang membawa misi ajaran ahlusunnah bisa semakin kuat ditengah kehidupan masyarakat.
Kontributor: Ali MA

KH. Achmad Chalwani: Umat Islam Harus Perkuat Lima Ha

Hongkong, AULA
Umat Islam harus memperkuat lima hal, yaitu akidah, syariat, akhlak, ekonomi, dan ilmu. Kelima hal itu tidak bisa di pisahkan. Akidah tidak bisa ditawar. Wujudnya adalah dengan iman dan takwa, seperti sholat, zakat, puasa, dan haji. Kekuatan syariat juga harus dibarengi dengan tata tertib cara beribadah. Akhlak harus dibarengi dengan etika, tata krama, sopan-santun. Ekonomi harus dibarengi dengan usaha dan do’a. Ilmu untuk mengontrol syariat, akidah, dan ekonomi.
Demikian disampaikan KH. Achmad Chalwani Pengasuh Pondok Pesantren "An-Nawawi" Berjan Purworejo Jawa Tengah, beberapa waktu lalu di hadapan ratusan Buruh Migran Indonesia (BMI) Hong Kong yang menghadiri tablig akbar yang diselenggarakan Majelis Miftahul Jannah BMI Hong Kong bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK), di Leader Dance Commercial Building MTR Exit C Sheung Wan.
Acara diisi pula oleh Ustadz Maulana Alwi dan dimeriahkan penampilan munsyid Deni Aden (Sapu Jagad). Tampak hadir General Manager DDHK Ahmad Fauzi Qosim.
KH. Achmad Chalwani yang menjabat Syuriah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah ini juga menerangkan tentang doa. Dikemukakannya, berdoa yang paling baik itu di Mekah dan dan Madinah, namun di tempat lain ada juga saat-saat mustajabah untuk berdoa, yaitu waktu Magrib kurang sedikit, antara Adzan dan Iqomat, dengan melantunkan sholawat.
Ia juga mengatakan, berdoa boleh memakai bahasa apa saja, asalkan doa itu baik dan ini adalah bukti kalau agama Islan Rahmatan Lil ‘Alamin.
“Allah SWT mewakilkan satu malaikat di makam para wali, orang soleh, atau para sahabat nabi untuk menampung doa orang yang berziarah ke makam orang tersebut dan dinaikkan kepada Allah SWT,” imbuhnya.
Ia juga melantunkan sholawat lil’alamin yang diciptakan oleh guru beliau “’ala Nabi sholatulloh, salamuhu ‘ala Rosul, nuruka lil mu’minin, rahmatan lil ‘alamin”.
Kontributor: Ahmad Naufa, Redaktur: Nisa Amelia/ddhongkong.org

Dualisme PC LP Maarif NU Lamongan

Lamongan, AULA
Adanya dua Pimpinan Cabang LP Maarif NU di Lamongan telah megakibatkan munculnya kubu pro dan kontra diantara madrasah-madrasah binaan LP Maarif NU terhadap dua kepengurusan yang sama-sama mengaku legal keberadaannya, walaupun hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak mungkin dan tidak dibenarkan dalam aturan organisasi NU.
Munculnya gesekan antara Kepala Madrasah/Sekolah dengan MWC LP Maarif NU dan MWC LP Maarif NU dengan PC LP Maarif NU Lamongan dalam kegiatan ujian semester I yang telah terlaksana kemarin merupakan salah satu akibat dari pecahnya dua kepeimpinan tersebut. Pada bulan April 2013 yang akan datang LP Maarif NU mempunyai gawe menyelenggarakan ujian yayasan (ujian maarif), kalau sampai pada waktunya keberadaan dua pimpinan terebut belum terselesaikan oleh legal formal mekanisme organisasi dapat dipastikan akan muncul gesekan yang lebih besar dan dari gesekan-gesekan tersebut pihak yang paling dirugikan secara tidak langsung adalah anak-anak.Dalam kaitan ini Madrasah/sekolah yang akan menjadi obyek bagi pihak-pihak yang "bertikai" di atas berada dalam posisi yang gampang tersudutkan.
Siapapun tidak menginginkan munculnya masalah tersebut di atas, tapi mengapa hal tersebut bisa terjadi bahkan berlarut-larut? Apakah sudah tidak ada kebenaran di tubuh organisasi NU Lamongan sehingga "diganjar" dengan masalah tersebut? Akhirnya kita hanya dapat berharap kepada pihak-pihak "bertikai"dan atau "berkepentingan" di kepengurusan NU Lamongan segara membuka kesadaran untuk kepentingan NU yang lebih besar. Semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan membukakan pintu kebenaran bagi kelangsungan hidup dan kehidupan NU di Lamongan.
Kontributor: Hidayat Jati, Lamongan

Bundel Aula 2012


Dapatkan segera Bundel Aula Tahun 2012, harga Rp. 150.000,- ditambah ongkos kirim 20 % (Jawa) dan 30 % (Luar Jawa). Hubungi 081 750 22 543. Stok Terbatas !!!!!

Sabtu, 05 Januari 2013

Kontributor Aktifitas Kegiatan NU

Redaksi Majalah NU Aula menerima kiriman berita aktifitas atau kegiatan NU dan banom-banomnya di seluruh penjuru nusantara, berita bisa dikirim ke email aktifaula@yahoo.co.id beserta foto kegiatan dan nama pengirim. Berita yang masuk akan dimuat di http://mediaaula.blogspot.com/search/label/Sekilas%20Aktifitas dan sebagian dimuat di rubrik Sekilas Aktifitas Majalah NU Aula yang terbit tiap awal bulan.

Demikian, atas perhatian dari para pembaca kami ucapkan banyak terima kasih.

Redaktur Majalah NU Aula