Selasa, 01 Maret 2011

AULA Maret 2011



Tempat pelacuran adalah penyakit masyarakat. Di sana banyak bersarang penyakit dan tindak kriminal, mulai dari penyakit moral hingga penyakit fisik. Semua orang menyadari itu. Tapi aneh, beberapa orang malah merasa keberatan bila tempat itu dibersihkan. Mengapa?

Baca ulasan lengkap tentang ikhtiar menjaga moral bangsa dengan menutup lokalisasi DOLLY di Surabaya, yang merupakan lokalisasi terbesar di Asia Tenggara. Mungkinkah? Apa saja kendalanya?
- Siapa Berani Menutup Dolly (hal 10)
- Banyak Orang Menikmati Upeti (hal 14)
- Tidak Gampang Menutup Lokalisasi (hal 22)
- Sudah Saatnya Relokasi (hal 24)
- Jakarta Berani, Kenapa Surabaya Tidak? (hal 26)
- Ini Perintah Agama (hal 28)

DAPATKAN JUGA LIPUTAN MENGENAI :

- Refleksi: Dosa (hal 8)
- Liputan Khusus: Mengunjungi Penulis Buku Putih (hal 31)
- Ihwal: Semarak 88 Tahun NU (hal 35)
- Aktualita: Akhir Pencarian President HBNO (hal 39)
- Bahtsul Masail: Seputar Ahmadiyah (hal 43)
- Mimbar Aula: Mengenal Metode Dakwah Nabi (hal 49)
- Kancah Dakwah: Laporan dari Pertemuan Alumni Saiyid Maliki (hal 53)
- Pendidikan: MINU Ngingas Sidoarjo (hal 57)
- Alam Islami: Efek Domino yang Membakar Timteng (hal 61)
- Wirausaha: Bisnis Jamur yang Bikin Makmur (hal 65)
- Wawasan: Menggagas Maslahah Aqliyah (Bag. 2-habis) (hal 68)
- Muhibah: Peluang Studi di New Zealand (hal 74)
- Rehat: Mbah Muchith & Habib Salim Assyatiri (hal 78)
- Tokoh: Drs KH Kholilurrahman, SH, MSi (hal 80)
- Nasional: Agama Tak Mengajarkan Kekerasan (hal 85)
- Sekilas Aktivitas (hal 90)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar